Uji Daya Hambat Sediaan Sampo Air Perasan Jeruk Purut (Citrus hystrix) Terhadap Pertumbuhan Microsporum gypseum

Abstrak

Sampo merupakan bahan sediaan yang digunakan sebagai pembersih rambut dan epicarp kepala terutama masalah ketombe yang disebabkan oleh jamur. Buah jeruk purut memiliki kandungan senyawa minyak atsiri, flavonoid dan tanin yang berkhasiat sebagai antijamur. Tujuan penelitian ini untuk menguji sampo dari jeruk purut dan mengetahui daya hambatnya terhadap pertumbuhan jamur Microsporum gypseum. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan menggunakan metode difusi agar. Sampel yang diteliti adalah air perasan epicarp jeruk purut dan mesocarp jeruk purut dengan konsentrasi masing-masing 10%, 20%, 30%, 40%, 50%. Uji evaluasi sediaan sampo meliputi uji daya hambat, uji organoleptis, uji pH, uji tinggi busa dan uji waktu membasahi. Hasil penelitian menunjukkan air perasan mesocarp jeruk purut memiliki daya hambat pada konsentrasi 10% (13,09 mm), konsentrasi 20% (14,9 mm), konsentrasi 30% (18,52 mm), konsentrasi 40% (20,86 mm) dan konsentrasi 50% (22,53 mm). Sedangkan hasil dari air perasan epicarp jeruk purut memiliki daya hambat yang lemah dengan konsetrasi 10% (5,66 mm), Konsentrasi 20% (7,09 mm), konsentrasi 30% (8,09 mm), konsentrasi 40% (10,19), dan konsentrasi 50% (11,36). Konsentrasi efektif pada pembuatan sediaan sampo adalah konsentrasi 20% dan 30% dari air perasan mesocarp buah jeruk purut. Hasil uji evaluasi sediaan dari dua formulasi sampo anti ketombe memenuhi persyaratan sampo yang baik dan mempunyai daya hambat masing-masing yaitu F1(20%) memiliki daya hambat 14,54 mm dan F2(30%) memiliki daya hambat 19,12 mm. Kedua sediaan sampo bersifat anti ketombe.

https://doi.org/10.36490/journal-jps.com.v2i2.29
PDF

Referensi

Ariyani, Sri S D, Ratih H. (2006). Daya Hambat Sampo Anti Ketombe Terhadap Pertumbuhan C. Albicans Penyebab Ketombe. Jurnal Kesehatan. Surakarta.

Faizatun, Kartiningsih, Liliyana. (2008). Formulasi Sediaan Sampo Ekstrak Bunga Chamomile Dengan Hidroksi Propil Metil SelulosaSebagai Pengental. Jurnal Ilmu Kefarmasian Indonesia, April 2008, Hal. 15-22 Vol. 6, No.1ISSN 1693-1831. Bali.

Faradilla N, Manora N, dan Wan R M. (2009). Kerion Celsi. Pekanbaru. Faculty Of Medicine –University Of Riau.

Maesaroh I. (2016). Formulasi Sediaan Sampo Jelly Anti Ketombe Dari Ekstrak Kangkung (Ipomoea Aquatica Forssk). Jurnal Ilmiah Korpri Kopertis Wilayah Iv, Vol 1,No.1, Mei 2016. Akademi Farmasi Muhammadiyah Kuningan.

Mahataranti N, Ika Y A, dan Binar A D. (2012). Formulasi Shampo Antiketombe Ekstrak Etanol Seledri (Apium graveolens L) Dan Aktivitasnya Terhadap Jamur Pityrosporum ovale. Jurnal Pharmacy, Vol. 09 No. 02. Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Puwokerto.

Reveny J. (2011). Daya Antimikroba Ekstrak dan Fraksi Daun Sirih Merah (Piper betle Linn.) Antimicrobial Activity of the Extract and Fraction of Red Betel Leaf (Piper betle Linn.) Fakultas Farmasi Universitas Jurnal ilmu dasar, Vol. 12 No. 1. Surakarta.

Sabrina T I, Sudarno dan Hari S. (2014). Uji Aktivitas Antifungi Perasan Daun Kemangi (Ocimum Sanctum Linn.) Terhadap Aspergilllus Terreus Secara In Vitro. Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan Vol. 6 No. 2, November 2014 171.Pekanbaru

Sinaga SR. (2012). “Uji Banding Efektivitas Perasan Jeruk Purut (Citrus Hystrix Dc) Dengan Zinc Pyrithione 1% Terhadap Pertumbuhan Pityrosporum Ovale Pada Penderita Berketombe”. Skripsi. Fakultas Kedokteran. Universitas Diponegoro.

Sitompul, M B , Paulina V.Y Y, dan Novel S. K. (2016). Formulasi Dan Uji Aktivitas Sediaan Sampo Antiketombe Ekstrak Etanol Daun Alamanda (Allamanda Cathartica L.) Terhadap Pertumbuhan Jamur Candida Albicans Secara In Vitro. Jurnal Ilmiah Farmasi Unsrat Vol. 5 No. 3 Agustus 2016.Program Studi Farmasi Fmipa Unsrat Manado.

Suryaningrum E R. (2011). Efek Antifungi Perasan Kulit Jeruk Purut (Citrus hystrix) Terhadap Perumbuhan Trichophyton mentagrophytes Secara In Vitro. Skripsi. Fakultas Kedokteran. Universitas Sebelas Maret. Surakarta.

Suryati L, Nyi M. (2016). Formulasi Sampo Ekstrak Daun Teh Hijau (Camellia sinensis var. assamica). IJPST Volume 3, Nomor 2, Juni 2016. Yogyakarta.

Turnip C D, R Batubara ,dan Herawaty G. (2013). Uji Daya Hambat Ekstrak Umbi Paku Pohon (Cyathea Contaminans (Hook.)Copel.) Terhadap Jamur Microsporum gypseum Secara In Vitro (The Inhibition Test Of Extract Paku Pohon (Cyathea Contaminans (Hook.) Copel.)To Fungi Microsporum gypseum In Vitro). Teknologi Hasil Hutan, Program Studi Kehutanan, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara.
##submission.license.cc.by-nc-sa4.footer##

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##